ICT

In focus

Infocus hampir sama dengan monitor. Fungsinya adalah untuk

menampilkan gambar/visual hasil pemrosesan data. Hanya saja,

infocus memerlukan obyek lain sebagai media penerima

pancaran singnal-signal gambar yang dipancarkan. Media

penerima tersebut sebaiknya memiliki permukaan datar dan

berwarna putih (terang). Biasanya yang digunakan adalah

dinding putih, whiteboard, ataupun kain/layar putih yang

dibentangkan.

MP3

Seiring dengan perkembangan zaman kepopuleran MP3 saat ini sudah sangat meluas dan mendunia. Bagi loe pecinta atau penyuka musik tentunya sudah tidak asing lagi. Meskipun sudah terdapat jenis kompresi audio yang jauh lebih baik (dalam kapasitas) dan memiliki kualitas jauh lebih baik. Tapi format kompresi audio MP3 ini masih menjadi yang terpopuler.

Tapi tahukah loe kalau kepopuleran dari MP3 ini bisa digunakan untuk aplikasi keamanan informasi. Teknik ini disebut steganografi sudah dikenal sejak 2500 tahun yang lalu, dimana teknik ini sering digunakan pada jaman kerajaan Yunani.

Berbeda dengan teknik kriptografi yang dengan mudah dideteksi keberadaannya (walaupun sulit untuk dimengerti), teknik steganografi menyamarkan keberadaan dari pesan yang yang ingin disampaikan. Beberapa teknik yang digunakan adalah menyamarkan pesan dalam bentuk file multimedia. Sekarang ini dikenal luas teknik untuk menyamarkan yaitu digital watermarking.

Salah satu teknik lainnya adalah menggunakan file dalam format audio yang dapat disisipi pesan yang ingin disampaikan. Teknik ini mungkin untuk dilakukan, karena sifat dari file audio yang berlebihan (redundant) sehingga dengan teknik pengkompresian menggunakan MP3 dapat menghilangkan informasi yang tidak signifikan bila dihilangkan. Sehingga dengan teknik ini pesan atau data dapat disisipkan pada file ini dengan mengganti informasi yang tidak dibutuhkan pada kompresi dengan data tersebut.

Karena kelemahan dari pendengaran manusia yang memiliki cakupan frekuensi dan atenuasi yang luas sehingga dapat dimanipulasi. Dengan menggunakan musik yang keras, seperti heavy metal, maka perubahan yang terjadi tidak akan mudah terdeteksi oleh pendengaran manusia.

                                                                                    Bluetooth

Apa itu Bluetooth?

adalah teknologi wireless dengan jangkauan kurang lebih 10-100 meter (menggunakan frekuensi ISM – 2.4 GHz). Berbeda dengan infrared yang dapat bekerja untuk jalur ‘lurus’, sinyal yang dipancarkan dalam bentuk menyebar.

Meskipun jangkauan Bluetooth jauh lebih pendek dibanding Wi Fi, namun teknologi ini memang dirancang untuk jaringan wireless personal, biasanya digunakan untuk menghubungkan (dan atau sinkronisasi data) alat-alat mobile seperti Handphone, PDA, Desktop, Notebook, atau perangkat-perangkat kecil seperti Wireless mouse, keyboard, (bluetooth) headset, microwave, whiteboard, dan masih banyak perangkat kecil lainnya.

Dimana saja teknologi bluetooth ini diterapkan, dapat Anda lihat di website bluetooth.com.

Contoh kegunaan bluetooth

Meskipun sudah ada aplikasi Mobile Ticketing yang diimplementasikan dengan teknologi J2ME, namun teknologi ini masih bisa diperbaiki dan dikembangkan. Dengan menggunakan bluetooth (bila sebelumnya aplikasi tersebut memerlukan akses GPRS), maka tidak diperlukan biaya ‘pulsa’, karena teknologi ini memang untuk jaringan lokal/personal, it’s BlueTicketing.
Dengan sifat koneksi bluetooth yang one-to-many, proses pembelian tiket dapat dilaksanakan ditempat secara bersama-sama. Antrian panjang dapat dihilangkan. Dan lebih bagus lagi bila didukung dengan teknologi Smart Card / Java Card untuk menangani proses pembayaran.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s